Personel Polresta Sidoarjo yang beragama Kristen menjalankan ibadah bersama pelajar Papua di Rumah Ibadah Hamba Tuhan, Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, Minggu (18/4/20201).
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kebersamaan Polresta Sidoarjo dengan pelajar Papua dalam program Orang Tua Asuh terus berlanjut. Minggu (18/4/2021), personel Polresta Sidoarjo yang beragama Kristen menjalankan ibadah bersama pelajar Papua di Rumah Ibadah Hamba Tuhan, Sidokepung, Buduran, Sidoarjo.
Hadir dalam ibadah bersama tersebut, Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo Kompol Maryadi, Kapolsek Sedati Iptu Agnis Juwita Manurung, Ketua Yayasan Pondok Efrat Anggaswangi Sukodono Yohanes Tio, dan pelajar Papua yang berdomisili di Sidoarjo.
BACA JUGA:
- Brio Diduga Masuk Jalur Lawan, Tabrakan Beruntun di Balongbendo Sidoarjo Tewaskan 2 Pemotor
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
Kasat Sabhara Kompol Maryadi menjelaskan, kegiatan ibadah bersama warga Papua di sini rutin dilakukan tiap Minggu. “Kebersamaan dan kekeluargaan dengan orang Papua di Sidoarjo begitu erat. Dalam berbagai kesempatan kami upayakan jalan bersama. Seperti olahraga dan ibadah bersama,” ujarnya.
Ketua Yayasan Pondok Efrat Anggaswangi Sukodono Yohanes Tio menyambut baik program orang tua asuh yang digagas Polresta Sidoarjo. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian Polri kepada orang asal Papua yang berada di luar wilayahnya. Sehingga merasa aman dan nyaman guna melaksanakan tujuannya untuk belajar.
Dengan tangan terbuka, Polresta Sidoarjo siap bersama-sama warga Papua di Sidoarjo terus berkegiatan positif. terutama dalam hal mewujudkan kondusifitas kamtibmas Kabupaten Sidoarjo.
Selain pesan agar para pelajar Papua terus meningkatkan dan mengamalkan nilai-nilai ibadah. Melalui kesempatan ibadah di gereja, Polresta Sidoarjo juga menyampaikan bahwa disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus terus dipatuhi sebagai upaya memutus mata rantainya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





